5 Cara Menggunakan Ovutest Femometer Untuk Kesuburan Wanita

Salah satu hal yang dilakukan banyak orang saat ingin melakukan program kehamilan adalah dengan melakukan tes kesuburan. Hal ini bisa dilakukan dengan cara mendatangi ahli medis langsung maupun dengan cara menggunakan ovutest. Jika hasil tes ternyata mengungkap terjadi gangguan kesuburan, segera lakukan penanganan yang tepat.

Pada perempuan, ada beberapa hal yang biasa diabaikan atau terlewat dari perhatian yang dapat menyebabkan seseorang mengalami gangguan kesuburan.

1. Gangguan ovulasi

Gangguan ovulasi atau terjadi gangguan pada saat pelepasan sel telur menjadi hal umum penyebab kesuburan seseorang terganggu. Ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan gangguan ini terjadi, seperti gangguan tiroid, sindrom ovarium polikistik, dan kegagalan ovarium prematur yang biasa terjadi pada usia 40 tahunan.

2. Kerusakan tabung saluran indung telur

5 Cara Menggunakan Ovutest Femometer Untuk Kesuburan Wanita

Tabung saluran indung  telur biasa dikenal dengan tuba falopi. Jika disaluran ini terjadi penyumbatan ataupun kerusakan, hal ini dapat mempengaruhi kesuburan hingga menyebabkan susahnya kehamilan.

Faktor yang menyebabkan rusaknya tuba falopi dapat dipengaruhi oleh penyakit radang panggul, pernah mengalami operasi pada panggul, dan tuberkulosis pada panggul.

3. Endometriosis

Endometriosis terjadi saat jaringan yang seharusnya tumbuh di dalam rahim, malah tumbuh di luar atau ditempat lain selain rahim. Gejala yang biasanya dijumpai adalah rasa nyeri saat menstruasi dan juga haid tidak teratur.

4. Submucosal fibroid

Ini adalah sebuah tumor jinak yang memiliki potensi bersifat kanker. Biasanya tumbuh di dalam ataupun area sekitar rahim. Hal ini juga memicu penurunan tingkat kesuburan seseorang. Meski begitu, belum diketahui apa penyebab tumbuhnya submucosal fibroid ini.

5. lendir serviks

Saat perempuan dalam masa subur, vagina memproduksi hormon yang menyebabkan lendir yang dihasilkan menjadi lebih tipis dan encer. Fungsinya adalah untuk membantu sperma agar mampu mencapai sel telur. Jika dirasakan terjadi perubahan pada tingkat kekentalan lendir serviks ini, hal ini dapat mempengaruhi tingkat kesuburan seseorang.
Itu tadi beberapa hal yang bisa menyebabkan gangguan kesuburan pada wanita. Idealnya, melakukan tes kesuburan bukan hanya dari pihak wanita saja.

Tapi harus dilakukan oleh kedua belah pihak, yakni suami dan istri. Agar dapat diketahui secara lebih detail lagi penyebab gangguan kesuburan hingga berujung pada ketidak hamilan. Untuk langkah pertama, coba cek kesuburan Anda dengan cara menggunakan ovutest Femometer sebagai alat yang mampu membaca tingkat kesuburan Anda secara lebih akurat. Semoga bermanfaat.