kondisi janin
kondisi janin

Proses kehamilan setiap wanita berbeda-beda, jadi tak perlu khawatir jika keadaan Mom tak semulus ibu hamil lainnya. Seperti mual muntah setiap pagi hari di trimester pertama atau bahkan kepayahan selama mengandung membuat Mom harus bed rest. Tetap tenang dan jaga kesehatan, sebab emosi Mom akan berdampak pada pertumbuhan janin loh. Berikut ini Bidan Sela akan memaparkan tanda permasalahan pada kehamilan yang harus diwaspadai. 

Setiap ibu pasti menginginkan buah hatinya selalu sehat bahkan sejak di dalam kandungan. Bahkan Mom pun kini memaksakan diri makan makanan yang sebelumnya tidak disukai supaya kondisi janin berkembang dengan baik. Namun, ada yang perlu Mom waspadai jika terjadi tanda-tanda di bawah ini: 

1. Detak Jantung Tidak Ada 

Mom baru bisa merasakan detak jantung si Kecil ketika memasuki usia kehamilan 10 minggu, rasanya akan seperti denyutan kecil di dalam perut. Mom harus membedakan dengan detak jantung Mom sendiri jika suatu saat tak terasa dapat segera dikonsultasikan lebih lanjut dengan dokter atau bidan kepercayaan. 

2. Perut Sering Terasa Kram 

Jika Mom merasakan kram atau sakit seperti sedang masa menstruasi, yang terjadi pada trimester pertama atau kedua. Mom perlu memeriksakan kandungan ke dokter, sebab kram di awal kehamilan sangat tidak wajar. Terkecuali usia kehamilan sudah memasuki trimester akhir, yang kemungkinan merupakan kontraksi palsu untuk mempersiapkan Mom sebelum kelahiran sebenarnya. 

3. Terjadi Pendarahan Tak Wajar 

Perdarahan dalam kehamilan yang normal ketika saat proses sel telur melekat di rahim. Ada pun pendarahan yang terjadi ketika usia kehamilan sudah matang sebagai tanda bayi akan keluar. Jika Mom mengalami pendarahan di luar periode tadi, maka perlu diwaspadai, lebih baik konsultasikan ke bidan atau dokter agar dapat segera diatasi. 

Apabila hal di atas terjadi pada Mom, segera minta suami ataupun orang terdekat untuk mengantarkan ke klinik terdekat ya. Perhatian informasi dari kemasan pada makanan, produk kecantikan yang tidak boleh digunakan ibu hamil. Hindari juga olahraga dan aktivitas yang berat untuk mengurangi risiko gangguan kehamilan. Info dan tips lain seputar ibu dan anak dapat disimak di web Bidan Sela. Semoga bermanfaat.